Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masih Amankah Lari saat Kualitas Udara Buruk? Ini Kata Dokter Tirta

Agustina Wulandari , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |08:05 WIB
Masih Amankah Lari saat Kualitas Udara Buruk? Ini Kata Dokter Tirta
Dokter Tirta Mandira Hudhi. (Foto: dok Instagram/@dr.tirta)
A
A
A

Pilihan ini dapat membantu pelari tetap menjalankan latihan tanpa harus terpapar polusi luar ruangan secara langsung.

Bagi pelari yang sedang mempersiapkan maraton, menghindari latihan luar ruangan sepenuhnya mungkin sulit dilakukan. Program latihan biasanya mencakup lari jarak jauh untuk membangun daya tahan tubuh dan membiasakan diri dengan kondisi perlombaan.

Namun, bukan berarti pelari harus mengabaikan kualitas udara. Penyesuaian jadwal, pemilihan rute yang jauh dari jalan raya padat, serta pengalihan latihan ke treadmill ketika polusi tinggi dapat menjadi alternatif.

“Berarti harus indoor. Makanya ini malah yang enak nge-gym. Nge-gym, treadmill, lari di treadmill. Wah kalau program maraton gimana? Ya kamu harus terima kalau ketika kamu lari di tempat polusi, terutama yang program maraton ini menuju JRF atau Boromar atau mungkin maraton di luar negeri, tentu kan kamu nggak bisa menghindar nih lari di luar,” kata dr. Tirta.

Ia menegaskan, ia tidak melarang siapapun untuk berlari di luar. Namun, jika kamu tetap memilih berlari di luar dengan polusi udara yang buruk, maka kamu sudah tahu risikonya dan tetap harus jaga kesehatan.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement