Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Diduga Akibat Bullying, Angkie Yudistia Buka Suara

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |18:05 WIB
Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Diduga Akibat <i>Bullying</i>, Angkie Yudistia Buka Suara
Angkie Yudistia. (Foto: dok Ist)
A
A
A

JAKARTA - Kasus anak berusia 10 tahun dengan down syndrome yang meninggal diduga akibat bullying menyita perhatian publik hingga Staf Khusus Presiden 2019-2024, Angkie Yudistia.

Dalam pernyataan tertulis, Angkie mengungkapkan dirinya sangat berduka sekaligus marah saat mendengar kabar meninggalnya seorang anak dengan down syndrom yang diduga menjadi korban perundungan.

“Saya sangat berduka sekaligus marah mendengar kabar meninggalnya seorang anak dengan Down syndrome yang diduga menjadi korban perundungan. Ini bukan sekadar kabar duka. Ini alarm keras bagi nurani bangsa,” ucapnya, dikutip Senin (19/10/2026).

“berapa banyak lagi anak yang harus menjadi korban sebelum kita benar-benar serius menghentikan perundungan? Berapa banyak lagi anak penyandang disabilitas yang harus mengalami kekerasan sebelum negara dan masyarakat menyadari bahwa mereka berhak hidup aman dan bermartabat?” kata Angkie.

Ia menegaskan bahwa anak dengan down syndrome bukan anak yang lebih rendah, bukan objek ejekan, bukan pula seseorang yang boleh diperlakukan berbeda secara merendahkan hanya karena kondisi disabilitasnya.

“Mereka adalah manusia seutuhnya. Mereka memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, bermain, bersahabat, dan menjalani kehidupan tanpa rasa takut,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement