Laporan resmi diterima Kantor SAR Padang dan BPBD Limapuluh Kota pada Kamis sore sekitar pukul 17.27 WIB. Tim SAR Gabungan yang melibatkan lebih dari 100 personel langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sekitar aliran air.
Pencarian berlanjut hingga Jumat pagi, 16 Oktober 2026, menyisir radius hingga kurang lebih 570 meter dari titik jatuh korban. Sekitar pukul 10.45 WIB, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari titik awal tergelincir. Jenazah kemudian dievakuasi ke posko dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Menyusul insiden tersebut, pihak berwenang memutus penutupan sementara kawasan Air Terjun Robo untuk evaluasi keselamatan wisatawan dan penataan Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan wisata alam.
Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata air atau air terjun diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya licinnya bebatuan, arus deras, serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.