Ia juga meluruskan anggapan bahwa pacarnya merupakan tipe orang yang suka merajuk. Menurutnya, justru dirinya yang lebih sering memilih diam ketika sedang kesal.
Di akhir klarifikasinya, perempuan itu berharap kejadian yang dialaminya bersama sang pacar bisa menjadi pengingat agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video di media sosial.
Ia tidak menyalahkan siapa pun atas ramainya video tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa rekaman singkat tidak selalu bisa menggambarkan keseluruhan kejadian, termasuk hal-hal yang terjadi sebelum kamera merekam dan bagaimana persoalan akhirnya diselesaikan.
Ia juga mengajak netizen agar lebih bijaksana ketika mengomentari kehidupan pribadi orang lain di media sosial.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.