Dokter Aisya juga menegaskan, rasa penasaran pada anak bukan berarti semua benda boleh dicoba.
Ia juga mengingatkan, orang tua juga perlu waspada jika anak mulai memasukkan benda tajam ke mulutnya. Dokter Aisya menyarankan agar segera menjauhkan benda-benda tersebut dari jangkauan si buah hati.
“Kalau anak mau memasukkan gunting, benda tajam, baterai, benda kecil, obat atau benda yang bisa menyebabkan tersedak. Jangan hanya bilang ‘jangan’. Segera ambil bendanya, jauhkan dari jangkauan, lalu beri alternatif yang aman untuk dieksplorasi,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi anak yang suka memasukkan benda ke mulut adalah hal yang normal, karena bisa jadi hal tersebut merupakan bagian dari eksplorasi. Namun, sebagai orang tua harus memastikan keamanan saat anak bermain di area sekitarnya.
“Jadi kalau anak memasukkan benda ke mulut, bisa jadi merupakan bagian dari eksplorasi. Tugas kita bukan mematikan rasa penasarannya, tetapi membuat lingkungan aman agar si kecil tetap belajar,” tutur dr. Aisya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.