Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Nonton, Ini Dampaknya hingga Besar

Nurrizka Nasywa Tsabitah , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2026 |10:05 WIB
Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Nonton, Ini Dampaknya hingga Besar
Anak makan sambil nonton. (Foto: Freepik)
A
A
A

PARENTS, berapa kali si kecil diberi screen time agar mereka mau makan? Apalagi kalau anak sering gerakan tutup mulut (GTM) dan mudah terdistraksi.

Tapi, ternyata kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus, lho. Apoteker, apt. David Wijaya, mengingatkan bahwa makan sambil diberi screen time bisa berdampak pada pola makan anak dalam jangka panjang.

Anak Makan Junk Food

Dikutip dari unggahan media sosial apt. David pada Rabu (7/10/2026), studi ilmiah menemukan bahwa anak yang terbiasa screen meal cenderung memiliki kualitas pola makan yang kurang sehat. Anak juga cenderung memilih makanan dengan kandungan gula dan lemak lebih tinggi serta lebih sedikit konsumsi buah dan sayur.

1. Kenapa Makan Sambil Nonton Bisa Berdampak Pada Pola Makan?

Saat makan, perhatian anak seharusnya tertuju pada makanan yang sedang dikonsumsi. Namun, ketika perhatian terbagi dengan tontonan di layar, pengalaman makan dapat menjadi kurang disadari.

Apt. David menjelaskan bahwa kondisi ini dapat membuat otak anak kurang optimal dalam “mencatat” pengalaman makan dengan baik, yang kemudian mengganggu kemampuan mengenali sinyal kenyang. Akibatnya, anak jadi lebih sulit mengatur porsi makannya di kemudian hari.

2. Risiko Kelebihan Berat Badan

Kebiasaan screen meal yang dilakukan terus-menerus juga berkaitan dengan pola makan yang kurang baik. Jika berlangsung dalam jangka panjang, pola tersebut dapat ikut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko berat badan berlebih.

Meski begitu, bukan berarti anak yang sesekali screen meal akan langsung mengalami masalah kesehatan. Namun, jangan jadikan ini sebagai kebiasaan yang dilakukan hampir setiap kali anak makan.

 

3. Latih Anak Fokus Makan

Anak makan (Dailypost)

Orangtua dapat mulai kurangi penggunaan layar secara perlahan ketika anak makan. Ajak anak fokus pada makanan, kenalkan rasa dan tekstur makanan, dan buat suasana makan jadi lebih menyenangkan.

Dengan begitu, anak bisa belajar menikmati makanan tanpa bergantung pada tontonan. Kebiasaan tersebut juga dapat membantu anak mengenali rasa lapar dan kenyang dengan lebih baik.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement