Bahkan, pelanggan juga bisa meminta buku mereka difoto setelah selesai dikerjakan.
“Bisa sekalian difoto-fotoin juga kalau mau buat sosmed,” lanjut pemilik akun tersebut.
Unggahan itu sontak membuat banyak pengguna Threads kebingungan. Pasalnya, sebagian netizen masih bertanya-tanya mengenai konsep jasa joki baca buku tersebut.
Apa sebenarnya tujuan orang membayar orang lain untuk membaca buku miliknya? Pemilik akun kemudian memberikan penjelasan di kolom komentar.
Menurutnya, target utama jasa tersebut adalah orang-orang yang ingin terlihat seperti bookworm atau memiliki citra sebagai pencinta buku di media sosial.