Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Hanya Latihan, Ini Alasan Atlet Tenis Meja Juga Perlu Recovery dan Strengthening

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Selasa, 29 September 2026 |08:05 WIB
Tak Hanya Latihan, Ini Alasan Atlet Tenis Meja Juga Perlu Recovery dan Strengthening
Atlet tenis meja Indonesia menjalani persiapan fisik. (Foto: dok Mei Sada Sirait/Okezone)
A
A
A

Tenis meja menuntut atlet untuk terus bergerak dalam waktu singkat. Selain mengejar bola, mereka harus cepat mengubah posisi dan menjaga keseimbangan untuk menghasilkan pukulan yang tepat.

Gerakan yang dilakukan berulang juga membuat beberapa bagian tubuh mendapat beban cukup besar, terutama bahu, pergelangan tangan, pinggang, dan kaki.

Chief Physiotherapist Physiorehab, Simon Tri Prasetyo, mengatakan program untuk para atlet disesuaikan dengan kebutuhan fisik masing-masing.

“Secara teknis, program Physiorehab yang kami berikan mencakup asesmen kondisi fisik secara berkala, manual therapy untuk mengatasi ketegangan otot dan sendi, hingga program strengthening pada area bahu, pergelangan tangan, dan pinggang yang menjadi titik tumpu utama dalam gerakan tenis meja,” ujarnya.

Latihan mobilitas dan stabilitas juga diberikan untuk mendukung kecepatan footwork atlet ketika bergerak di lapangan.

Recovery Bersamaan dengan Latihan Penguatan dan Peningkatan Gerak

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement