“Tujuannya bukan sekadar mempertemukan seller dan buyer di dalam suatu ruangan, tetapi menciptakan peluang untuk melakukan business matching, menyusun program perjalanan, membangun kemitraan, dan membuka peluang bisnis baru. Kami ingin agar hubungan yang dibangun di WITF dapat berlanjut menjadi program perjalanan, kerja sama, kontrak, dan pada akhirnya menghasilkan lebih banyak kunjungan wisatawan ke berbagai daerah di Indonesia," tutur Budi.
Penyelenggaraan WITF 2026 juga berlangsung di tengah dinamika dan ketidakpastian geopolitik global sepanjang 2026. Perubahan pola perjalanan, isu keamanan, hingga kondisi ekonomi global menjadi tantangan yang perlu direspons pelaku industri dengan membangun komunikasi dan kepercayaan di pasar internasional.
Melalui WITF, Indonesia berupaya memperkuat koneksi antara pelaku industri dalam negeri dengan pasar global. Ajang tersebut juga diproyeksikan menjadi platform tahunan yang konsisten untuk mempertemukan pelaku usaha pariwisata dengan calon mitra dan pembeli dari berbagai negara.
“Pada akhirnya WITF bukan hanya sekadar sebuah pameran. WITF adalah mengenai koneksi. Koneksi antara Jakarta dan dunia, koneksi antara destinasi dan pasar, koneksi antara industri dan buyer. Mari kita jadikan Jakarta sebagai tempat di mana dunia bertemu Indonesia," pungkas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.