JAKARTA - Kebiasaan menggunakan tusuk gigi setelah makan ternyata perlu diperhatikan. Benda kecil dengan ujung tajam tersebut berisiko melukai gusi apabila digunakan terlalu sering atau dengan cara yang tidak tepat.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bahkan mengimbau masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan menggunakan tusuk gigi. Menurutnya, ujung tusuk gigi yang tajam dapat mengenai jaringan gusi yang sensitif dan berpotensi mengganggu kondisi sela-sela gigi.
"Siapa yang habis makan suka pakai tusuk gigi? Itu bahaya loh sebenarnya. Ujungnya tusuk gigi ini tajam loh. Bayangkan kalau kita pakai, kan bisa kena gusinya," kata Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Selasa (22/9/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan tusuk gigi secara berulang tidak hanya berisiko menyebabkan luka atau perdarahan pada gusi. Kebiasaan tersebut juga dapat membuat gusi terdorong serta membuat celah di antara gigi menjadi lebih lebar jika tusuk gigi digunakan dengan tekanan.
"Gusinya bisa luka. Sela-sela giginya juga makin lama makin lebar. Gusinya bisa turun atau naik," ungkap dia.