JAKARTA - Banyak orang yang ingin rambutnya cepat panjang mungkin pernah mendengar berbagai tips untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Mulai dari rajin menyisir, menggunakan minyak tertentu, sampai lebih sering keramas.
Namun, apakah benar semakin sering keramas benar-benar bisa membuat rambut tumbuh lebih cepat?
Jawabannya, mitos. Melansir British Vogue, para ahli menyebut, frekuensi keramas tak bisa mempercepat laju pertumbuhan rambut. Pertumbuhan rambut lebih banyak dipengaruhi faktor seperti genetik, usia, dan siklus pertumbuhan rambut setiap orang.
Pertumbuhan rambut memang membutuhkan waktu. Faktanya, rata-rata rambut tumbuh sekitar setengah inci atau kurang lebih 1–1,3 sentimeter per bulan. Namun, kecepatannya bisa berbeda pada setiap orang.
Tak ada produk, minyak rambut, atau trik perawatan kulit kepala yang bisa secara instan membuat rambut tumbuh dua kali lebih cepat.
Pertumbuhan rambut yang lambat juga bisa dipengaruhi sejumlah faktor, seperti kekurangan zat besi atau vitamin D, gangguan tiroid, perubahan hormon, stres fisik dan emosional, penurunan berat badan secara drastis, serta kondisi medis tertentu.
Karena itu, jika kamu ingin memanjangkan rambut, kuncinya adalah konsistensi dan kesabaran. Hasil dari perawatan rambut juga tak bisa dinilai hanya dalam hitungan hari atau minggu.
Meski sering keramas tak membuat rambut tumbuh lebih cepat, bukan berarti keramas itu tidak penting ya. Justru, menjaga kulit kepala tetap bersih bisa menciptakan lingkungan yang sehat bagi folikel rambut. Keringat, minyak, dan sisa produk perawatan yang menumpuk bisa membuat folikel tersumbat jika tak dibersihkan dengan baik.
Jadi, jangan sengaja mengurangi frekuensi keramas hanya karena berharap rambut tumbuh lebih cepat. Yang lebih penting adalah menemukan jadwal keramas yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan jenis rambut.
Tidak ada aturan yang berlaku sama untuk semua orang. Jika kulit kepala cenderung berminyak atau mudah berketombe, keramas setiap satu sampai dua hari mungkin diperlukan, tergantung kondisinya. Sementara itu, pemilik kulit kepala yang lebih kering mungkin tak perlu terlalu sering keramas.
Jenis rambut dan gaya hidup juga perlu dipertimbangkan. Rambut yang diwarnai atau di bleaching, misalnya, mungkin perlu lebih jarang keramas untuk membantu mempertahankan warna.
Ada beberapa hal yang justru lebih penting untuk diperhatikan daripada sekadar keramas. Pertama, pastikan pola makan seimbang dan tubuh mendapatkan cukup protein, zat besi, zinc, vitamin B, dan vitamin D. Asupan nutrisi yang cukup dapat mendukung kesehatan rambut.
Kedua, jangan mengabaikan kondisi kulit kepala. Jika mengalami ketombe yang terus-menerus, gatal, peradangan, atau masalah kulit kepala lainnya, sebaiknya segera ditangani. Kulit kepala yang sehat merupakan bagian penting dari lingkungan tempat folikel rambut tumbuh.
Jadi, tak ada jalan pintas untuk membuat rambut tiba-tiba tumbuh panjang dalam waktu singkat. Keramas secara teratur sesuai kebutuhan memang penting, tetapi bukan berarti semakin sering keramas, rambut akan semakin cepat panjang.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.