HYROX menjelaskan bahwa mereka sebenarnya telah memiliki prosedur terkait kontaminasi biologis dan kondisi medis. Namun, kejadian di Beijing menunjukkan adanya situasi tidak terduga yang membuat penerapan protokol tersebut menjadi kurang jelas.
Penyelenggara mengatakan aturan yang ada dirancang untuk mengakomodasi kompetisi elite sekaligus partisipasi dalam skala besar. Karena itu, mereka menilai kejadian tersebut perlu diteliti agar prosedur ke depan dapat diterapkan dengan lebih jelas.
HYROX juga mengakui bahwa kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan di kalangan komunitasnya. Penyelenggara menyatakan akan mendengarkan berbagai masukan, menyelidiki apa yang terjadi, serta melakukan perbaikan terhadap prosedur yang dimiliki.
Kontroversi tidak hanya datang dari masyarakat di media sosial. Joe Ho, salah satu atlet putra yang tampil di HYROX Beijing, mempertanyakan tanggung jawab penyelenggara terhadap peserta yang ikut terdampak oleh insiden tersebut.
Menurut Ho, para peserta telah membayar untuk mengikuti kompetisi dan memiliki harapan agar pertandingan diselenggarakan secara profesional serta aman.
Ia menilai kondisi yang terjadi berpotensi memberikan dampak fisik maupun psikologis kepada atlet lain yang berada di arena.