Perdarahan subkonjungtiva dapat diibaratkan mirip dengan memar, ketika pembuluh darah pecah di jaringan kulit. Ketika pembuluh darah di konjungtiva pecah, darah tidak langsung terserap. Sebaliknya, darah tersebut merembes di antara konjungtiva dan bagian putih mata.
Trauma ringan dapat menyebabkan perdarahan subkonjungtiva. Namun, bahkan bersin atau batuk yang kuat pun dapat menyebabkan pembuluh darah di konjungtiva pecah.
Perdarahan subkonjungtiva mungkin terlihat mengkhawatirkan, tetapi biasanya merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Biasanya akan hilang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.
Meski situasi di ibu kota dan wilayah sekitarnya kini sudah mereda dari paparan abu vulkanik, alangkah baiknya tetap melindungi diri. Ingat, jika matamu kelilipan, jangan langsung dikucek ya, karena akan terjadi iritasi atau bahkan perdarahan subkonjungtiva seperti yang terjadi dari kasus di atas.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.