Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |11:05 WIB
5 Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur
Kacang lentil, salah satu makanan nabati berprotein tinggi. (Foto: dok Magnific/azerbaijan_stockers)
A
A
A

JAKARTA - Selama ini telur dikenal sebagai salah satu sumber protein yang praktis dan bisa ditemukan di warung dekat rumah. Dua butir telur berukuran besar mengandung sekitar 12,6 gram protein, sehingga cukup sering dijadikan menu sarapan atau camilan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian.

Namun, telur bukan satu-satunya pilihan untuk mendapatkan protein. Ada sejumlah makanan nabati yang ternyata mengandung protein lebih tinggi daripada dua butir telur. Menariknya, makanan-makanan ini juga menawarkan berbagai nutrisi lain, seperti serat, vitamin, dan mineral.

5 Makanan Nabati 

Melansir Health, berikut lima makanan nabati yang bisa menjadi pilihan untuk menambah asupan protein.

1. Edamame

Protein: 18,5 gram per cangkir

edamame
Edamame, makanan nabati berprotein tinggi. (Foto: dok Magnific)

Edamame merupakan kacang kedelai yang dipanen sebelum matang sepenuhnya. Makanan ini bisa menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mendapatkan lebih banyak protein dari sumber nabati.

Dalam satu cangkir edamame terdapat sekitar 18,5 gram protein, atau hampir 47 persen lebih banyak dibandingkan protein dari dua butir telur rebus berukuran besar. 

Tidak hanya tinggi protein, edamame juga mengandung sekitar 8 gram serat per cangkir. Serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama karena memperlambat proses pencernaan.

Edamame juga mengandung folat, magnesium, dan kalium yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting.

2. Kacang lentil

Protein: 17,9 gram per cangkir

Kacang lentil merupakan salah satu sumber protein nabati yang cukup populer, terutama bagi orang yang menjalani pola makan berbasis tumbuhan.

Satu cangkir lentil mengandung sekitar 17,9 gram protein. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan protein yang diperoleh dari dua butir telur.

Selain protein, lentil juga kaya serat. Dalam satu cangkir terdapat sekitar 15,6 gram serat. Kandungan lainnya meliputi folat, magnesium, seng, zat besi, dan kalium.

Lentil juga dikenal kaya folat, yaitu salah satu vitamin B yang berperan dalam pembentukan sel darah merah serta sintesis DNA dan RNA. Folat juga penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga makanan kaya folat dapat menjadi pilihan yang baik bagi ibu hamil.

3. Bubuk protein kacang polong

Protein: sekitar 24 gram per takaran 33 gram

Kalau kamu membutuhkan sumber protein yang praktis, bubuk protein dari kacang polong bisa menjadi pilihan.

Kandungan protein setiap produk memang berbeda-beda, tetapi banyak produk protein kacang polong menyediakan sekitar 24 gram protein dalam satu takaran 33 gram. Jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan protein dari dua butir telur.

Keunggulannya adalah cara konsumsinya yang praktis. Bubuk ini dapat dicampurkan ke dalam minuman, smoothie, atau makanan seperti oatmeal. Kamu juga bisa membuatnya menjadi minuman protein untuk dikonsumsi setelah berolahraga atau saat sedang bepergian.

Karena berasal dari tumbuhan, protein kacang polong juga dapat menjadi pilihan bagi vegetarian dan vegan.

4. Tahu

Protein: 22 gram per setengah cangkir

Tahu, salah satu makanan nabati berprotein tinggi. (Foto: dok Magnific/jcomp)
Tahu, salah satu makanan nabati berprotein tinggi. (Foto: dok Magnific/jcomp)

Tahu tentu bukan makanan asing bagi masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau, tahu ternyata juga bisa menjadi sumber protein yang cukup tinggi.

Setengah cangkir tahu mengandung sekitar 22 gram protein, lebih tinggi dibandingkan kandungan protein dalam dua butir telur. 

Tahu dibuat dari kacang kedelai dan juga mengandung sejumlah mineral, seperti kalsium, selenium, seng, dan zat besi.

Menariknya, tahu juga cukup fleksibel untuk diolah. Bukan hanya digoreng atau dimasak sebagai lauk, tahu dapat digunakan sebagai pengganti telur dalam beberapa menu, termasuk orak-arik, taco sarapan, dan frittata.

Teksturnya bahkan bisa dibuat menyerupai telur sehingga cocok bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi produk hewani.

5. Kacang navy

Protein: 19,7 gram per cangkir

Navy bean atau kacang navy merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang tinggi protein. Satu cangkir kacang navy mengandung sekitar 19,7 gram protein. Selain protein, kacang ini juga mengandung serat, folat, zat besi, magnesium, dan selenium.

Selenium merupakan mineral yang berperan dalam fungsi sistem kekebalan tubuh dan tiroid. Mineral ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan protein dan serat dalam kacang navy juga dapat membantu menjaga rasa kenyang. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa konsumsi kacang navy secara rutin berpotensi membantu menjaga lingkar pinggang serta kadar gula darah.

Jangan Cuma Mengandalkan Telur

Telur memang merupakan sumber protein yang praktis dan bernutrisi. Namun, kebutuhan protein sehari-hari bisa dipenuhi dari berbagai jenis makanan.

Edamame, lentil, tahu, kacang navy, dan protein kacang polong dapat menjadi alternatif bagi kamu yang ingin memperbanyak sumber protein nabati. Selain protein, makanan tersebut juga memberikan serat serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Jadi, kalau selama ini menu tinggi protein selalu identik dengan telur, tidak ada salahnya mulai memperbanyak variasi. Mengkombinasikan berbagai sumber protein justru dapat membuat pola makan lebih beragam dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement