Edukasi seksual sejak dini juga berkaitan dengan kemampuan anak melindungi dirinya dari sentuhan yang membuat tidak nyaman.
Sani mengatakan, anak perlu diajarkan bahwa mereka memiliki hak untuk menolak sentuhan tertentu, terutama jika dilakukan oleh orang yang tidak berhak menyentuh tubuh mereka.
“Bagaimana anak bisa bilang tidak untuk sentuhan yang dia rasa tidak nyaman dan dari orang yang tidak berhak untuk menyentuhnya,” jelas Sani.
Kemampuan mengatakan “tidak” tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi anak untuk memahami batasan tubuh. Dengan begitu, anak diharapkan tidak hanya mengenal anggota tubuhnya, tetapi juga memahami bahwa tubuhnya harus dihormati dan dijaga.
Menurut Sani, edukasi seksual juga mencakup tanggung jawab anak terhadap kebersihan dan pemeliharaan tubuhnya sendiri.