JAKARTA - Sensasi vagina yang terasa lebih longgar dapat berkaitan dengan kondisi otot dasar panggul yang melemah. Kondisi ini bisa terjadi setelah melahirkan atau seiring bertambahnya usia. Kabar baiknya, otot dasar panggul dapat dilatih untuk membantu menjaga kekuatan dan fungsinya.
Otot dasar panggul merupakan kelompok otot yang berada di sekitar vagina dan berfungsi menopang sejumlah organ di area panggul, termasuk rahim, kandung kemih, dan rektum. Otot tersebut juga berperan dalam mengontrol keluarnya urine.
Ketika otot dasar panggul melemah, seseorang dapat mengalami sejumlah keluhan, seperti vagina terasa kurang kencang, urine mudah bocor, hingga peningkatan risiko prolaps organ panggul.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu memperkuat otot tersebut adalah latihan Kegel. Melansir laman Medical News Today, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Untuk mengenali otot dasar panggul, seseorang dapat mencoba menghentikan aliran urine sesaat saat buang air kecil. Otot yang digunakan untuk melakukan gerakan tersebut merupakan bagian dari otot dasar panggul.
Namun, cara ini hanya dilakukan untuk mengenali otot, bukan sebagai latihan rutin. Terlalu sering menghentikan aliran urine saat buang air kecil dapat mengganggu fungsi kandung kemih.
Setelah mengetahui lokasi otot yang akan dilatih, pilih waktu yang tenang dan nyaman. Kencangkan otot dasar panggul secara perlahan, tahan selama sekitar 2-3 detik, kemudian lepaskan hingga otot kembali rileks.
Latihan dapat dilakukan secara bertahap hingga sekitar 10 kali pengulangan dalam satu sesi. Frekuensinya juga dapat ditingkatkan secara perlahan sesuai kemampuan.
Saat melakukan Kegel, usahakan otot perut, bokong, dan paha tetap rileks. Jangan menahan napas dan tetap bernapas seperti biasa.
Memperkuat otot membutuhkan waktu sehingga hasil latihan tidak selalu terlihat dalam waktu singkat. Konsistensi menjadi salah satu faktor penting agar kekuatan otot dasar panggul dapat meningkat.
Beberapa aplikasi juga dapat digunakan untuk membantu mengingat dan memantau jadwal latihan. Alat bantu khusus untuk latihan otot dasar panggul juga tersedia, tetapi penggunaannya sebaiknya mengikuti petunjuk yang tepat.
Jika rasa vagina yang lebih longgar disertai kebocoran urine, nyeri, gangguan fungsi seksual, atau keluhan lain yang mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai. Pada kondisi tertentu, terapi fisik untuk otot dasar panggul atau metode lain dapat dipertimbangkan.
Stimulasi listrik juga dapat menjadi salah satu pilihan terapi. Metode ini menggunakan sensor yang ditempatkan pada area vagina untuk memberikan rangsangan listrik ringan sehingga membantu mengontraksikan otot dasar panggul.
Sementara itu, tindakan operasi umumnya dipertimbangkan pada kondisi tertentu, terutama jika terdapat prolaps organ panggul.
Hingga kini, tidak terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa obat atau krim tertentu dapat membuat vagina menjadi lebih kencang secara permanen.
Karena itu, hindari menggunakan produk yang mengklaim dapat mengencangkan vagina tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Perlu diketahui, perubahan sensasi pada vagina merupakan hal yang dapat terjadi akibat berbagai faktor, termasuk persalinan dan proses penuaan. Kondisi tersebut tidak selalu berarti vagina mengalami masalah.
Jika keluhan terasa menetap atau mengganggu kualitas hidup, pemeriksaan medis dapat membantu menemukan penyebab serta menentukan penanganan yang paling tepat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.