Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Celine Dion Rajin Pilates dan Balet, Ini Manfaatnya untuk Penderita Stiff Person Syndrome

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |17:10 WIB
Celine Dion Rajin Pilates dan Balet, Ini Manfaatnya untuk Penderita Stiff Person Syndrome
Celine Dion Rajin Pilates dan Balet, Ini Manfaatnya untuk Penderita Stiff Person Syndrome (Foto: Instagram)
A
A
A

Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), SPS dapat menyebabkan kekakuan otot, terutama pada bagian tubuh seperti batang tubuh, lengan, dan kaki. Penderitanya juga dapat mengalami kejang yang dipicu oleh suara, sentuhan, maupun tekanan emosional.

Kondisi tersebut tergolong sangat jarang. Cleveland Clinic memperkirakan SPS hanya dialami sekitar satu dari satu juta orang dan lebih banyak ditemukan pada perempuan.

Pilates Bisa Membantu Menjaga Fleksibilitas

Olivia Gruder, MD, direktur klinis Green Hills Multiple Sclerosis Clinic sekaligus asisten profesor klinis neurologi di Vanderbilt University Medical Center, menjelaskan bahwa gejala SPS dapat berbeda pada setiap pasien.

Namun, salah satu masalah utama yang dapat muncul adalah aktivitas otot berlebihan dan kejang yang terjadi secara terus-menerus atau episodik. Jika berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat menyebabkan fleksibilitas tubuh menurun, gangguan keseimbangan, nyeri, serta penurunan kondisi fisik.

Menurut Gruder, aktivitas dengan intensitas rendah seperti Pilates dan balet dapat membantu menjaga fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan tubuh.

Latihan dengan gerakan yang terkendali juga dinilai lebih sesuai bagi pasien yang kejangnya mudah dipicu oleh gerakan tiba-tiba atau rangsangan tertentu.

Gerakan Teratur Dapat Membantu

Ahli neurologi Clifford Segil, DO, dari Providence Saint John's Health Center, mengatakan aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten merupakan bagian penting dalam pengelolaan SPS.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement