Membicarakan persoalan durasi seksual dengan pasangan dapat membantu mengurangi tekanan sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih nyaman.
Pasangan dapat membantu mengenali situasi yang membuat gairah meningkat terlalu cepat. Komunikasi juga memungkinkan keduanya menentukan kapan perlu memperlambat ritme, berhenti sejenak, atau mengubah aktivitas seksual.
3. Jangan Terpaku pada Penetrasi
Hubungan seksual tidak hanya terdiri atas penetrasi. Memperpanjang pemanasan dan mengeksplorasi bentuk keintiman lain dapat membuat pengalaman seksual tetap menyenangkan tanpa tekanan untuk mempertahankan penetrasi dalam waktu tertentu.
Dengan begitu, fokus seksual tidak hanya diarahkan pada seberapa lama seseorang dapat menunda ejakulasi, tetapi juga pada kepuasan kedua pasangan.
4. Coba Mengubah Posisi
Posisi seksual tertentu dapat memberikan rangsangan yang lebih intens sehingga membuat seseorang lebih cepat mendekati orgasme. Ketika mulai merasa akan ejakulasi, mengganti posisi dapat membantu mengurangi intensitas rangsangan.