
Tak hanya soal olahraga, dr. Fajar juga menyoroti pentingnya mengelola energi dalam kegiatan sehari-hari. Banyak wanita karier yang tetap harus bekerja di kantor sekaligus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga saat sedang hamil. Pola aktivitas yang melelahkan ini sangat tidak disarankan atau jika bisa dikurangi bagi ibu hamil karena berisiko tinggi.
“Terus juga pastikan rutinitas lainnya seperti bekerja di kantor, itu juga buang kalori, itu aktivitas yang menguras tenaga juga itu juga dikurangi atau sebisa mungkin di tempat kerja itu jangan terlalu capek,” ungkap dr. Fajar.
dr. Fajar mengingatkan bahwa bekerja di kantor sudah menyedot banyak energi dan kalori. Dengan begitu, tubuh perlu diistirahatkan, bukan malah dibebani kembali dengan urusan lainnya.
“Nah, kemudian aktivitas rumah tangga, itu jangan didobel dengan pekerjaan kantor. Jadi, itu sama aja kerja dobel. Nah, itu terlalu capek. Sebaiknya pilih salah satu aja,” tambah dia.
Terakhir, dr. Fajar mengimbau para calon ibu untuk selalu peka terhadap perubahan serta tanda bahaya pada tubuh selama masa kehamilan. Kunci utama keselamatan janin adalah tidak menunda pertolongan medis ketika menemukan gejala abnormal.
“Kemudian kalau sudah mulai muncul kenceng-kenceng 15 menit sekali atau keputihan atau ketubannya rembes, celana dalamnya basah sendiri kayak ngompol, langsung ke dokter cari pertolongan untuk konsultasikan,” pungkas dr. Fajar.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.