JAKARTA - Setiap pasangan yang telah menikah tentu mendambakan buah hati. Namun, ada pasangan yang tak langsung diberi keturunan.
Banyak faktor yang menghambat kehamilan, salah satunya begadang. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indra Tarigan mengatakan, “Begadang itu jahat banget baik kepada laki maupun ke perempuan.”
“Jadi ternyata hormon untuk kesuburan progesteron, estrogen, LH, FSH yang bekerja pada wanita dan pria itu, itu dia diatur pada waktu kita tidur dalam (deep sleep), yaitu antara jam sebelas sampai jam dua pagi,” ujarnya lewat video di akun Instagramnya.
“Kalau itu kita nggak dapat, jadi turun kesuburannya,” katanya.
Ia menjelaskan, jika pada orang dengan gaya hidup sehat dan spermanya bagus, namun ketika dia begadang tujuh hari berturut-turut pasti kualitas spermanya menurun.
“Terus yang kedua, ini mungkin banyak yang masih denial tapi ini bukan kata saya, merokok. Konsumsi tembakau itu baik pada pria maupun wanita itu memang menurunkan kualitas sperma dan menurunkan kualitas sel telur,” ucap dr. Indra.
“Ada yang bisa hamil, tapi pasti apalagi semakin lama ya itu pasti akan mempengaruhi kesuburan dan memang itu bervariasi. Ada orang-orang dengan genetik yang mungkin lebih tahan terhadap tembakau, ada orang yang memang sensitif sekali,” tuturnya.
Dokter Indra memaparkan, jadi memang ada faktor genetik. Tapi memang secara keseluruhan mau genetiknya kuat atau tidak tetap konsumsi tembakau itu pasti akan menurunkan kesuburan baik pada pria maupun wanita.
“Yang ketiga, stres. Stres ini unik sekali dan sering saya katakan kepada pasien-pasien saya. Stres itu, misalnya ya wanita nih jangankan dia hamil, sedang hamil pun kalau dia stres dibuat depresi segala macam keguguran bisa. Begitulah jahatnya hormon stres itu melanda tubuh,” tuturnya.
“Pada laki-laki juga begitu jangankan dia subur, ereksi saja nggak bisa kalau stres itu melanda tubuh kita dan itu nggak bisa dibuat-buat,” kata dr. Indra.
Keempat, dr. Indra menyarankan untuk olahraga. Lalu, terakhir, makan makanan yang sehat bergizi seimbang dan vitamin-vitamin, serta suplemen yang bisa membantu kesuburan.
Dokter Indra menjelaskan bahwa untuk memiliki keturunan, yang harus dipersiapkan adalah tubuhnya. Pada orang-orang yang tubuhnya belum siap, hormonnya berantakan, berat badannya berlebih, bahkan bayi tabung pun banyak yang gagal.
“Tujuh puluh, delapan puluh persen pada satu tahun pertama itu dengan program hamil alami di antaranya seperti saya katakan tadi hidup sehat, makan sehat, istirahat cukup, olahraga terus berhasil hamil,” kata dr. Indra.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.