Lebih lanjut, Budi juga menegaskan bahwa pasien obat-obatan sendiri tidak melulu dikirim dari Jakarta yang jaraknya cukup jauh. Guna mempersingkat waktu distribusi, pasokan obat-obatan bagi para korban nantinya bisa diambil dari Makassar atau Bali yang jaraknya lebih dekat dengan lokasi bencana.
“Dan ambilnya kan enggak usah dari Jakarta, bisa dari Bali atau Makassar lebih dekat,” tuturnya.
Berdasarkan laporan yang diungkap Kementerian Kesehatan per 16 Agustus 2026, obat-obatan serta alat kesehatan sendiri saat ini yang tersedia baru disuplai oleh Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Alat kesehatan dan obat-obatan tersebut diantaranya adalah delapan paket obat-obatan dasar, lima paket emergency kit, 1.000 picis handscoon steril, 20.000 picis handscoon non steril, 20.000 makser bedah medis, 10 unit oksigen konsentrator, dua unit tenda pos kesehatan dengan delapan tenda disiagakan apabila dibutuhkan EMT tipe satu fix.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.