JAKARTA - Anggapan bahwa vape merupakan pilihan yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional masih banyak dipercaya, terutama oleh kalangan anak muda. Padahal, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa rokok elektronik tetap memiliki risiko kesehatan dan bukan solusi untuk terbebas dari kecanduan nikotin.
Dalam unggahan video di akun Instagram-nya, Budi menyoroti kebiasaan sebagian anak muda yang memilih beralih dari rokok konvensional ke vape setelah diminta berhenti merokok. Menurutnya, mengganti jenis produk tembakau bukan berarti seseorang terbebas dari bahaya.
"Kalian nih disuruh berhenti merokok malah pindah ke vape. Ya gimana nih? Kalian mau memberikan alasan bahwa vape ini lebih aman, siapa yang bilang?" kata Budi.
Budi juga menyoroti popularitas rokok elektronik di kalangan Generasi Z. Bentuk perangkat yang praktis, desain yang menarik, serta pilihan rasa yang beragam dinilai membuat vape semakin diminati anak muda.
Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah vape jenis sekali pakai atau disposable pod. Menurut Budi, kandungan nikotin dalam produk tersebut dapat cukup tinggi sehingga pengguna perlu mewaspadai jumlah nikotin yang masuk ke dalam tubuh.