Dokter Adam menjelaskan, studi tersebut mencatat bahwa konsumsi telur dapat meningkatkan memori otak, kemampuan verbal, hingga waktu reaksi (reaction time). Hal ini karena telur kaya akan nutrisi penting bagi otak, seperti kolin dan fosfolipid yang berperan dalam pembentukan asetilkolin.
"Studi tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi telur dapat membuat memori lebih baik, kemampuan verbal meningkat, dan reaction time makin cepat (kalau makan 2 telur per hari)," jelas dr. Adam.
Kendati demikian, ia mengakui penelitian tersebut masih memiliki bias. Orang yang rutin mengkonsumsi telur cenderung memiliki pola makan dan status sosial-ekonomi yang lebih baik, sehingga turut memengaruhi kondisi kognitif mereka.
Meski begitu, secara keseluruhan ia menegaskan bahwa makan telur tidak lantas menyebabkan timbulnya bisul. Bisul sendiri umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri pada folikel rambut, bukan akibat nutrisi telur.
Dokter Adam menyimpulkan, telur tak membuat bisulan. Makan telur sebanyak 0,5–2 telur/hari bisa jadi bagian penting untuk menjaga kesehatan otak.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.