Menanggapi fenomena tersebut, dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Adam Prabata menjelaskan bahwa mengurangi interaksi di media sosial memang dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental. Menurutnya, kondisi social media fatigue merupakan fenomena yang nyata.
"'Menghilang' di media sosial adalah salah satu cara untuk melindungi ketenangan hidup dan kesehatan mental. Social media fatigue itu memang ada," tulis dr. Adam, dikutip dari akun X miliknya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk selalu aktif atau terus hadir di berbagai platform media sosial. Menurut dr. Adam, ada beberapa faktor yang membuat seseorang memilih menjadi silent reader atau mengurangi interaksi di media sosial, di antaranya:
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.