"Namun tentunya akan ada efek sampingnya, yaitu penurunan berbagai fungsi tubuh, karena estrogen yang diproduksi saat siklus normal menstruasi sangat penting untuk kesehatan tulang, jantung, dan otak," ujarnya.
Selain menjaga kesehatan tulang dan otak, estrogen juga berperan dalam melindungi kesehatan jantung. Penurunan kadar hormon ini diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular pada perempuan yang telah memasuki masa menopause.
"Bahkan risiko serangan jantung pun akan meningkat pada wanita yang sudah menopause," katanya.
Karena itu, meski gagasan tersebut terdengar menarik, dr. Adam menegaskan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung penerapan menstruasi hanya empat kali dalam setahun sebagai cara memperpanjang masa subur.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.