Dalam jangka panjang, kebiasaan merokok justru berisiko menimbulkan gangguan fungsi seksual, baik pada pria maupun wanita. Kondisi ini terutama dipicu oleh kerusakan pembuluh darah yang menghambat aliran darah menuju organ reproduksi.
Sebaliknya, berhenti merokok dapat membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah secara bertahap. Banyak mantan perokok mengalami peningkatan sirkulasi darah dan kondisi kesehatan secara keseluruhan setelah menghentikan kebiasaan tersebut, yang pada akhirnya juga berdampak positif terhadap fungsi seksual.
Meski demikian, proses pemulihan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, kondisi kesehatan, serta lamanya kebiasaan merokok.
Apabila penurunan gairah seksual atau gangguan fungsi seksual berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pasalnya, penyebab kondisi tersebut tidak selalu berkaitan dengan nikotin, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh penyakit tertentu, efek samping obat, maupun faktor psikologis.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.