Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Bayam Berbahaya buat Asam Urat? Cek Faktanya!

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2026 |19:09 WIB
Benarkah Bayam Berbahaya buat Asam Urat? Cek Faktanya!
Ilustrasi bayam bahaya untuk asam urat. (Foto: dok Freepik/rawpixel)
A
A
A

JAKARTA - Bayam sering muncul di daftar makanan pantangan buat penderita asam urat. Namun sebenarnya tidak sesederhana itu. Penelitian sudah berkembang, dan rekomendasi pola makan juga seharusnya ikut diperbarui.

Bayam memang mengandung purin, tapi purin dari tumbuhan bekerja dengan cara yang sangat berbeda di tubuh dibandingkan dengan purin dari hewan. Berbagai penelitian berskala besar sudah membuktikan hal ini. Bayam tak akan menaikkan kadar asam urat secara drastis.

Selama puluhan tahun, panduan pola makan buat penderita asam urat mengelompokkan semua makanan tinggi purin di kategori yang sama. Jeroan, ikan teri, sarden, sampai bayam, semuanya masuk ke daftar pantangan.

Sekilas, logikanya memang terasa masuk akal. Bayam punya sekitar 50-70 mg purin per 100 gram daun mentah. Angka ini termasuk lumayan untuk standar sayuran. Tapi, masalah dari pemikiran itu adalah menganggap semua purin itu sama. Padahal, kenyataannya enggak begitu.

New England Journal of Medicine mencatat lebih dari 47.000 pria selama 12 tahun, memantau pola makan dan kasus asam urat mereka. Hasilnya, konsumsi daging dan seafood yang tinggi secara signifikan meningkatkan risiko naiknya asam urat. Sementara itu, konsumsi sayuran kaya purin tidak memberikan efek tersebut.

Perbedaannya sangat jelas. Purin dari sayuran tidak menunjukkan efek yang signifikan terhadap kadar asam urat atau risiko penyakit asam urat.

Penelitian lanjutan yang diterbitkan di BMJ juga mengonfirmasi hal ini. Sumber purin nabati (tumbuhan), termasuk bayam, jamur, kacang polong, dan asparagus, tidak ada hubungannya dengan peningkatan kadar asam urat.

Kenapa Purin Tumbuhan Berbeda?

Mekanisme pastinya memang belum sepenuhnya dipahami, tapi para peneliti menemukan beberapa faktor kemungkinannya:

 1. Jenis purinnya beda

Protein hewani tinggi akan hipoxantin dan adenin, jenis purin yang gampang diubah jadi asam urat oleh tubuh. Sebaliknya, purin tumbuhan lebih dominan guanin dan adenin dalam porsi yang berbeda, dan dicerna dengan cara yang beda juga.

 2. Konteks serat dan nutrisi 

Sayuran seperti bayam sudah sepaket dengan serat, vitamin, dan mineral yang bisa membantu menetralkan atau mengatur metabolisme purin. Kamu tak pernah makan purin sendirian, keseluruhan nutrisi dalam makanan itu juga berpengaruh.

 3. Kandungan Vitamin C

Bayam adalah sumber vitamin C yang bagus. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C bisa membantu menjaga kadar asam urat tetap sehat dengan cara mendorong pembuangannya lewat ginjal. Jadi, bayam justru mungkin membantu, bukan merugikan.

Makanan yang Bikin Asam Urat Naik

Faktanya bayam bukanlah pemicu asam urat naik. Nah, makanan apa saja yang justru bikin asam urat meningkat antara lain jeroan (hati, ginjal, usus), ikan teri, sarden, haring, kerang-kerangan dan kerang hijau, daging merah dalam jumlah banyak, minuman manis dengan fruktosa, dan alkohol (terutama bir).

Inilah makanan yang secara konsisten terbukti jadi faktor risiko di berbagai penelitian. Bayam tak pernah masuk di daftar ini dalam penelitian medis yang dilakukan dengan benar.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement