“Dan dalam coconut milk sebenarnya masih ada sedikit protein, sedikit serat, dan beberapa komponen bioaktif lain. Jadi profile nutrisinya nggak sama dengan coconut oil, tapi juga tidak sepekat daging kelapa utuh,” kata dr. Maggie.
Beberapa studi baru-baru ini mengungkapkan, lanjutnya, mengonsumsi coconut milk dalam jumlah tertentu bisa memberikan efek netral atau bahkan memperbaiki kolesterol darah. “Dan sampai sekarang, guideline kesehatan jantung internasional juga tetap menyarankan agar konsumsi lemak jenuh itu tidak tidak berlebihan,” tuturnya.
Menurutnya, tak ada makanan yang sepenuhnya jahat atau baik, yang paling penting adalah tetap memperhatikan overall pola makan sehari-hari. “Kalau sehari-hari kamu sering mengonsumsi daging merah, gorengan, apalagi UPF, menurutku sebaiknya coconut milk tetap dibatasi saja. Lalu, jika asupan protein sehari-harimu kurang, sebaiknya pilih susu yang tinggi protein, misalnya susu sapi atau susu soya,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.