Anak-anak akan merasa lebih percaya diri ketika mereka tahu apa yang harus dilakukan. Buatlah rutinitas harian yang simpel dan konsisten, mulai dari bangun pagi, waktu bermain, hingga persiapan sebelum tidur. Dengan jadwal yang jelas dan bisa ditebak, perlahan anak akan terbiasa berinisiatif melakukan aktivitasnya tanpa perlu diingatkan berkali-kali.
Saat anak mencoba melakukan sesuatu sendiri tapi hasilnya berantakan, misalnya mencoba menuang susu tapi gagal dan tumpah), jangan langsung dimarahi. Sebaliknya, hargai keberaniannya.
Katakan, "Wah, hebat adik sudah berani coba tuang susu sendiri! Yuk, sekarang lap tumpahannya sama-sama." Pujian pada proses atau usaha akan memotivasi mereka untuk tidak takut salah dan berani mencoba lagi di lain waktu.
Mendidik anak agar mandiri memang butuh kesabaran ekstra. Kadang rumah mungkin jadi lebih berantakan atau waktu bersiap-siap jadi lebih lama dari biasanya. Tapi tenang saja, proses ini sangat sepadan dengan bekal karakter tangguh yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti!
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.