Dr. Aditya menjelaskan, gejala apendisitis umumnya memiliki pola yang cukup khas. Awalnya, nyeri muncul di area ulu hati atau sekitar pusar. Dalam beberapa jam, rasa sakit biasanya berpindah ke perut kanan bawah dan semakin terasa saat berjalan, batuk, atau ditekan.
“Biasanya diawali nyeri di ulu hati atau sekitar pusar. Lalu dalam beberapa jam berpindah ke perut kanan bawah. Nyerinya makin terasa saat berjalan, batuk, atau ditekan,” ujarnya.
Selain nyeri perut, penderita juga dapat mengalami beberapa gejala lain, seperti:
Apendisitis umumnya terjadi akibat adanya sumbatan pada usus buntu, baik karena tinja yang mengeras maupun pembengkakan jaringan limfoid. Sumbatan tersebut memicu pertumbuhan bakteri yang menyebabkan peradangan.
“Akibat sumbatan ini, bakteri berkembang biak di dalam kantong kecil tersebut. Tekanan meningkat dan akhirnya terjadi peradangan,” kata dr. Aditya.