JAKARTA - Terapi bekam masih menjadi salah satu metode pengobatan komplementer yang cukup populer di masyarakat. Ternyata terapi ini terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata membagikan penjelasan mengenai cara kerja bekam di tubuh serta manfaat kesehatan yang bisa diperoleh. Ia menjelaskan, bekam merupakan teknik pengobatan komplementer yang dilakukan dengan menggunakan cangkir khusus untuk menciptakan tekanan negatif pada kulit.
Metode ini bekerja dengan menarik jaringan kulit, lemak, hingga otot ke dalam cangkir dan telah digunakan secara turun-temurun di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Izin menjelaskan mengenai bekam!” tulis Adam melalui akun media sosial X.
Menurut dr. Adam, ada beberapa mekanisme yang terjadi di dalam tubuh saat seseorang menjalani terapi bekam. Salah satunya adalah peningkatan aliran darah lokal yang disertai pelebaran pembuluh darah kapiler.