2. Ejakulasi Tertunda
Sebagian pria yang melakukan masturbasi terlalu sering dapat mengalami kesulitan mencapai orgasme atau ejakulasi saat berhubungan intim dengan pasangan.
Hal ini diduga berkaitan dengan berkurangnya sensitivitas organ intim dan kebiasaan tubuh terhadap pola rangsangan tertentu yang berbeda dengan hubungan seksual pada umumnya.
Dalam banyak kasus, kondisi ini dapat membaik setelah frekuensi masturbasi dikurangi.
3. Tubuh Lebih Mudah Lelah
Aktivitas seksual, termasuk masturbasi, memicu pelepasan hormon yang berkaitan dengan rasa rileks dan kantuk.
Jika dilakukan berulang kali dalam waktu singkat, sebagian orang dapat merasa lebih lelah, kurang berenergi, sulit berkonsentrasi, hingga mengalami penurunan motivasi untuk beraktivitas.