Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui percikan air liur (droplet) saat anak batuk atau bersin. Yang membuat penyakit ini semakin sulit dikendalikan, virus HFMD mampu bertahan cukup lama di permukaan benda.
"Virus HFMD bisa bertahan dari beberapa jam hingga berhari-hari pada benda yang terkontaminasi," jelasnya.
Karena itu, orang tua dianjurkan untuk membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain. Selain itu, orang tua juga disarankan rutin membersihkan mainan maupun benda yang sering disentuh anak.
Menurut dr. Handayani, pencegahan merupakan langkah paling efektif yang perlu dilakukan orang tua. Hal ini dilakukan untuk menekan risiko penularan HFMD, mengingat hingga saat ini belum tersedia terapi antivirus khusus untuk penyakit tersebut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.