Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Lengah saat Demam Anak Turun, Justru Bisa Masuk Fase Kritis

Niko Prayoga , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2026 |10:39 WIB
Jangan Lengah saat Demam Anak Turun, Justru Bisa Masuk Fase Kritis
Anak demam. (Foto: Freepik)
A
A
A

TURUNNYA demam pada anak sering kali membuat orangtua merasa lega dan menganggap kondisi si kecil sudah membaik. Namun, fase setelah demam turun justru perlu mendapat perhatian ekstra, terutama pada penyakit tertentu, seperti demam berdarah dengue (DBD).

Orangtua diminta tidak hanya fokus pada suhu tubuh anak, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik dan gejala lain yang muncul setelah demam mereda. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Demam berdarah

1. Tetap Waspada saat Demam Anak Turun

Dokter spesialis anak sekaligus influencer kesehatan, dr. Lucky Yogasatria, dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, orangtua harus tetap waspada dan tidak melepaskan pantauan terhadap anak saat demam turun. Pasalnya, penurunan demam dalam kondisi penyakit tertentu perlu diperhatikan terkait tanda-tanda atau gejala yang dirasakan anak setelahnya.

"Anaknya demamnya turun, tentu melegakan ya? Tapi, jangan langsung melepas pantauan,” kata dr. Lucky.

“Karena pada beberapa penyakit, anak memang membaik saat demamnya turun. Tapi pada kondisi tertentu, misalnya DBD, fase setelah demam turun justru tetap perlu diperhatikan," lanjutnya.

2. Kesalahan yang Sering Dilakukan

Menurut dr. Lucky, kesalahan yang sering dilakukan adalah orang tua hanya berfokus pada naik-turunnya suhu tubuh, tanpa melihat respons fisik anak. Ketika demam memasuki hari ketiga hingga kelima, perhatian utama harus dialihkan pada tingkat keaktifan dan asupan cairan sang anak.

dr. Lucky menjelaskan bahwa parameter kesembuhan yang digunakan ketika penurunan demam dibarengi dengan kondisi anak yang kembali bugar, aktif bergerak, nafsu makan-minum yang baik, serta frekuensi buang air kecil (urin) yang normal.

"Karena yang kita cari itu bukan cuma masalah suhunya turun aja. Yang kita cari adalah anak yang membaik. Nah, kalau demamnya turun dan anaknya makin segar, mau minum, pipisnya bagus, aktivitas mulai kembali, itu tentu lebih menenangkan," tutur dia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement