Menurut dr. Aditya, dalam beberapa kasus infeksi dapat berkembang dengan cepat hingga merusak kornea mata. Kondisi itu berpotensi menimbulkan nyeri hebat bahkan gangguan penglihatan apabila tidak segera ditangani.
Selain itu, paparan cairan tubuh ke mata juga memiliki risiko penularan penyakit tertentu, meskipun peluangnya tergolong rendah. Risiko tersebut meningkat apabila terdapat luka kecil pada permukaan mata.
“Jadi begitu terpapar, kuman atau bakteri bisa langsung masuk. Bahkan pernah ada kasus mata merah hebat setelah terkena paparan cairan tubuh yang akhirnya membutuhkan antibiotik hingga perawatan lanjutan,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar segera melakukan pertolongan pertama apabila mata terkena cairan sperma, yakni dengan membilas mata menggunakan air bersih mengalir selama beberapa menit dan tidak mengucek mata.
“Kalau muncul nyeri, mata merah berat, atau penglihatan terganggu, segera periksa ke dokter. Jadi ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga kesehatan mata jangka panjang,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.