MINUM kopi jadi rutinitas yang sudah melekat bagi masyarakat saat ini. Jika belum minum kopi, orang-orang biasanya merasa kurang bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Meski membuat lebih bersemangat dan juga hilang rasa kantuk, minum kopi ternyata bisa bikin orang lebih sering bolak-balik toilet. Hal ini terjadi karena rasa ingin pipis meningkat.

Dokter Spesialis Urologi Siloam Hospitals Mampang, dr. Yudistira P Kloping, Sp. U, M.Ked.Klin, dalam program Morning Zone di Youtube Okezone, membenarkan kondisi orang jadi merasa lebih sering bolak-balik ke toilet setelah minum kopi. Menurutnya, hal ini merupakan efek nyata yang terjadi pada tubuh.
Hal ini terjadi karena kopi mengandung kafein yang memiliki berbagai efek pada tubuh. Selama ini, kafein lebih dikenal karena efeknya yang membuat tubuh lebih segar, fokus, dan tidak mudah mengantuk. Namun ternyata, pengaruhnya tidak hanya terjadi di otak saja.
“Jadi memang ini fakta ya. Untuk semua orang, baik orang sehat maupun yang sudah ada masalah di saluran kencing, kalau minum kopi memang pasti jadi lebih sering pipis atau pipisnya jadi lebih banyak,” ujar dr. Yudistira.
“Kafein selain punya pengaruh di otak jadi lebih alert dan enggak ngantuk, ada efek juga ke organ-organ lain seperti jantung, makanya jadi lebih berdebar-debar karena adrenalin naik,” lanjutnya.

dr. Yudistira mengatakan bahwa selain memengaruhi jantung, kafein juga bekerja pada ginjal dan kandung kemih. Di ginjal, kafein meningkatkan produksi urine sehingga volume kencing menjadi lebih banyak dari biasanya.
Tak hanya itu, kandung kemih juga menjadi lebih sensitif setelah mengonsumsi kopi. Akibatnya,, dorongan untuk buang air kecil terasa lebih cepat muncul meski kandung kemih belum terisi penuh.
“Nah yang efek di ginjal, dia memang menaikkan volume atau produksi dari kencing. Jadi memang kencingnya jadi lebih sering,” jelas dr. Yudistira.
“Tapi selain produksinya naik, di kandung kemih juga jadi lebih sensitif. Ototnya kerja. Jadi dua proses itu yang membuat kenapa kalau kita minum kopi kok jadi lebih sering pipis, pipisnya jadi lebih banyak,” tambahnya.
Meski begitu, efek ini umumnya masih tergolong normal, terutama jika kopi dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun bagi sebagian orang yang memiliki gangguan saluran kemih atau kandung kemih sensitif, efeknya bisa terasa lebih kuat dibanding orang lain.
Karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah konsumsi kopi harian agar tubuh tetap nyaman dan tidak mengalami gangguan aktivitas akibat terlalu sering ke toilet.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.