“Kalau reksadana, sebaiknya pilih yang berbasis pasar uang ataupun pendapatan tetap karena risikonya rendah dan moderat,” katanya.
Sementara itu, reksadana saham dan pasar derivatif disarankan untuk dihindari terlebih dahulu bagi investor pemula atau mereka yang ingin menjaga kestabilan keuangan keluarga.
2. Logam Mulia Cocok untuk Jangka Panjang
Investasi emas atau logam mulia juga dinilai cocok saat rupiah melemah. Namun Andy mengingatkan investasi emas sebaiknya disimpan dalam jangka panjang agar hasilnya lebih optimal.
“Logam mulia cocok, namun sebaiknya di-hold paling tidak selama tiga tahun,” ujarnya.
Emas sering dianggap sebagai aset aman karena nilainya cenderung stabil dan bisa menjadi pelindung saat kondisi ekonomi tidak menentu.