Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos atau Fakta: Air Soda Bikin Risiko Kanker Usus Besar Meningkat?

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2026 |07:05 WIB
Mitos atau Fakta: Air Soda Bikin Risiko Kanker Usus Besar Meningkat?
Bahaya minum air soda. (Foto: Freepik)
A
A
A

MINUMAN bersoda atau air soda kerap dianggap sebagai salah satu penyebab berbagai gangguan kesehatan, termasuk kanker usus besar. Tidak sedikit orang yang percaya bahwa kebiasaan mengonsumsi soda terlalu sering dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit berbahaya tersebut.

Namun, benarkah anggapan itu terbukti secara medis atau hanya sekadar mitos? Untuk mengetahui faktanya, penting memahami kandungan dalam minuman bersoda serta kaitannya dengan kesehatan usus dan pola hidup secara keseluruhan.

Minuman Bersoda (Freepik)

1. Air Soda Bikin Risiko Kanker Usus Besar Meningkat?

Dikutip dari Verywell Health, hingga saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan air soda secara langsung menyebabkan kanker kolorektal. Namun memang sebuah studi di Jepang meneliti hubungan air soda dan pertumbuhan sel kanker.

Dalam penelitian tersebut, ahli gastroenterologi menjelaskan bahwa sparkling water pada dasarnya hanyalah air yang diberi karbondioksida untuk menciptakan gelembung. Jika tidak mengandung tambahan gula berlebih atau bahan tertentu, minuman ini dinilai tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Adapun dijelaskan bahwa faktor risiko utama kanker kolorektal justru lebih berkaitan dengan pola hidup. Seperti daging olahan, konsumsi alkohol, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan riwayat keluarga.

 

2. Efek Air Soda

Minum Soda

Karena itu, tidak dapat disimpulkan bahwa air soda adalah penyebab kanker kolorektal. Namun beberapa orang memang efek samping ringan setelah minum sparkling water, seperti kembung atau rasa tidak nyaman di perut akibat karbonasi.

Namun, efek tersebut berbeda dengan risiko kanker. Meski demikian, konsumsi air soda perlu diperhatikan secara khusus.

Masyarakat tetap disarankan untuk membaca label produk demi memastikan tidak ada tambahan gula, pemanis, ataupun sodium berlebih dalam minuman.

Selain itu, penting juga untuk menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan rutin melakukan cek kesehatan demi menurunkan berbagai risiko penyakit termasuk kanker kolorektal.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement