Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rutin Jalan Kaki Turunkan Risiko Kematian hingga 50 Persen, Kok Bisa?

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Minggu, 17 Mei 2026 |18:19 WIB
Rutin Jalan Kaki Turunkan Risiko Kematian hingga 50 Persen, Kok Bisa?
Rutin Jalan Kaki Turunkan Risiko Kematian hingga 50 Persen, Kok Bisa? (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kebiasaan sederhana seperti rutin berjalan kaki ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Bahkan, aktivitas ini disebut dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab hingga lebih dari 50 persen jika dilakukan secara konsisten.

Seperti yang dijelaskan perawat bernama Rizal yang sering membagikan edukasi kesehatan di akun X @afrkml. Dalam utasnya, ia menyebut jalan kaki bahkan dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab hingga lebih dari 50 persen.

Menurutnya, tubuh manusia sebenarnya didesain untuk aktif bergerak setiap hari. Ketika seseorang terlalu sering duduk atau rebahan dalam waktu lama, metabolisme tubuh bisa melambat dan aliran darah menjadi kurang optimal.

Kondisi ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki dinilai penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap aktif.

Ia pun merekomendasikan jalan kaki cepat untuk kesehatan. Sebab, saat berjalan cepat, denyut jantung meningkat, aliran darah menjadi lancar, otot lebih aktif, hingga tubuh lebih baik menyerap gula darah.

Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Jalan cepat juga membantu melatih kesehatan jantung dan paru-paru. Berbagai penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa orang yang rutin berjalan kaki memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung, stroke, hingga diabetes.

Temuan tersebut sejalan dengan rekomendasi WHO yang menyarankan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit per minggu. Jalan cepat termasuk salah satu bentuk olahraga ringan yang paling mudah dilakukan sehari-hari.

Untuk itu, ia merekomendasikan beberapa kegiatan sederhana yang dapat dilakukan untuk mulai aktif bergerak, di antaranya:

  • berjalan kaki jika jarak kantor dekat,
  • memilih tangga dibandingkan lift atau eskalator,
  • meluangkan waktu jalan cepat 30 menit sehari.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan kecil ini dinilai dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement