Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Aman Terkendali

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |10:37 WIB
Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Aman Terkendali
Kasus hantavirus ditemukan di Jakarta. (Foto: Freepik)
A
A
A

KASUS hantavirus dikabarkan sudah terdeteksi di DKI Jakarta. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara.

Pihak Kemenkes memastikan bahwa kasus hantavirus yang ditemukan di DKI Jakarta saat ini masih dalam kondisi terkendali. Kemenkes juga akan benar-benar memantau temuan kasus tersebut.

Apakah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Jilid 2 seperti Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

1. Penanganan dan Pemantauan

Kemenkes juga memastikan pemerintah telah melakukan penanganan dan pemantauan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan seluruh kontak erat pasien kini sedang menjalani pemantauan kesehatan selama 14 hari.

"Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman,” ujar Menkes Budi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (12/5/2026).

2. Belum Ditemukan Indikasi Penyebaran

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi mereka tetap aman dan tidak mengalami gejala lanjutan. Menurut Menkes Budi, hingga saat ini, belum ditemukan indikasi penyebaran lebih lanjut dari kasus yang ada.

Menkes menjelaskan, kasus yang sedang ditangani berasal dari kontak erat seorang WNA yang sempat berada di kapal luar negeri. Pemerintah bergerak cepat setelah menerima informasi dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026.

Kemudian pada 8 Mei, pasien berhasil diidentifikasi dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso untuk menjalani isolasi. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan terhadap seluruh kontak erat menunjukkan hasil negatif.

Namun, pasien tetap diisolasi guna melewati masa inkubasi. Pemerintah menetapkan masa pemantauan selama dua minggu terhitung sejak 8 Mei 2026.

 

3. Investigasi Epidemiologi

Menkes Budi Gunadi Sadikin

Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan juga melakukan investigasi epidemiologi. Pihaknya melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber paparan dan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan terkait pemantauan kasus. Sementara itu, Kemenkes menjelaskan hantavirus biasanya ditularkan melalui tikus, terutama dari urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.

Virus dapat masuk ke tubuh ketika seseorang menghirup partikel yang terkontaminasi. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus liar.

Selain itu, meski kasus hantavirus menjadi perhatian publik, Kementerian Kesehatan meminta masyarakat tidak panik. Pemerintah memastikan pemantauan dan pengendalian kasus terus dilakukan agar situasi tetap terkendali.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement