Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |12:05 WIB
Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?
Pembalap MotoGP, Alex Rins, saat cedera. (Foto: Twitter/@rins42)
A
A
A

BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di masyarakat, bahkan sering dianggap sebagai pertolongan pertama yang paling efektif.

Namun, di balik keyakinan tersebut, muncul pertanyaan penting, apakah mengurut bagian yang cedera aman dan membantu proses pemulihan? Atau justru bisa memperparah kondisi?

Kaki bengkak

Memahami fakta medis di balik penanganan cedera menjadi kunci agar tidak salah langkah dalam merawat tubuh yang sedang mengalami trauma. Okezone pun akan mengulasnya dalam artikel ini.

1. Tubuh Terkilir atau Bengkak Langsung Diurut?

Dokter ortopedi dari Rumah Sakit Columbia, dr. Aldo Fransiskus Marsetio, B.med.Sc, Sp.OT(K), Subsp. CO (K), dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Official Okezone memberikan penjelasan soal cedera yang diurut. Menurutnya, pemijatan untuk tubuh yang baru saja terkilir atau bengkak karena cedera tidak disarankan.

Dr. Aldo mengatakan peminatan justru bisa memperparah kondisi cedera. Padahal, ada cedera yang bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, dengan pemijitan, cedera malah bisa menjadi lebih parah.

“Jadi untuk pemijatan tidak disarankan (untuk tubuh yang baru saja terkilir atau bengkak karena cedera) karena justru bisa semakin memperberat, memperparah cedera tersebut,” ujar dr. Aldo dalam acara Morning Zone.

“Itu yang tadi ada cedera yang diharapkan masih bisa sembuh sendiri. Tapi dengan pemijatan malah amit-amit bisa berujung harus tindakan dan semacamnya. Jadi lebih parah,” lanjutnya.

 

2. Ada Sports Massage

cara mengatasi kaki bengkak karena asam urat

Meski tidak menyarankan pemijitan usai cedera, dr. Aldo tak menampik adanya sports massage. Pemijitan ini bisa dilakukan karena memang biasanya sudah tersertifikasi.

Sports massage menjadi lebih aman karena biasanya orang yang memijat sudah mempelajari dan mengenal anatomi dalam tubuh. Jadi, dia sudah memahami otot, sendiri, atau pembulu darah.

“Jadi memang ada namanya sports massage kan ya, tapi harus dilakukan dengan yang sertifikasi dengan baik. Tidak semua tempat urut bisa. Tidak enggak semua tempat bisa diurut sebarang, enggak bisa,” ujar dr. Aldo.

“Karena kan harus mempelajari, harus tahu, harus mengenal anatominya seperti apa, di sekitar situ, apakah hanya ada otot saja, sendi, atau bahkan amit-amitnya pembuluh darah. Itu harus yang tersertifikasi dengan baik,” tutupnya.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement