JAKARTA - Berkunjung ke rumah saudara atau kerabat adalah hal yang biasa dilakukan saat Lebaran. Tapi, perhatikan 8 etika penting ini ya.
Saat menjalankan tradisi ini, terdapat adab dan etika yang perlu diperhatikan agar silaturahmi tetap terjalin dengan baik. Juga agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi tuan rumah maupun tamu.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung di hari Lebaran, dikutip Reader’s Digest Asia, Minggu (22/3/2026).
1. Berpakaian Sopan dan Rapi
Hari Lebaran identik dengan pakaian yang bersih dan rapi sebagai simbol kesucian dan kebersihan hati setelah sebulan berpuasa. Saat berkunjung, mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan adat setempat merupakan bentuk penghormatan kepada tuan rumah.
Hindari pakaian yang terlalu santai atau mencolok agar tetap menjaga kesan elegan dan menghormati suasana Lebaran.
2. Mengucapkan Salam dan Saling Memaafkan
Ketika tiba di rumah yang dikunjungi, sebaiknya ucapkan salam dengan sopan dan penuh kehangatan. Selain itu, tradisi saling memaafkan merupakan inti dari perayaan Lebaran.
Sampaikan permintaan maaf dengan tulus dan ikhlas kepada tuan rumah maupun anggota keluarga lainnya agar hubungan yang harmonis tetap terjaga.
3. Cari Waktu Berkunjung yang Pas
Sebelum berkunjung, sebaiknya pastikan bahwa waktu yang dipilih tidak mengganggu aktivitas tuan rumah. Sebagian orang mungkin memiliki jadwal yang padat di hari Lebaran, seperti mengunjungi keluarga lain, beristirahat setelah salat Id, atau menerima tamu dalam jumlah besar. Oleh karena itu, ada baiknya menghubungi terlebih dahulu untuk menanyakan kesediaan mereka dalam menerima tamu.
4. Tidak Berlama-lama Jika Tidak Diperlukan
Saat berkunjung, penting untuk memahami situasi dan kondisi tuan rumah. Jika rumah tersebut kedatangan banyak tamu, sebaiknya tidak berlama-lama agar tidak menghambat mereka dalam menerima tamu lainnya.
Kunjungan yang singkat namun berkesan lebih baik daripada terlalu lama hingga menimbulkan ketidaknyamanan.
5. Menjaga Perkataan dan Sikap
Ketika berbincang dengan tuan rumah atau tamu lainnya, penting untuk menjaga perkataan agar tidak menyinggung perasaan. Hindari pertanyaan atau komentar sensitif, seperti menanyakan status pernikahan, rencana memiliki anak, pekerjaan, atau kondisi finansial seseorang.
Sebaiknya arahkan percakapan ke topik yang lebih ringan dan menyenangkan agar suasana tetap harmonis.
6. Awasi Anak-anak yang Ikut Berkunjung
Jika berkunjung bersama anak-anak, pastikan mereka tetap berperilaku sopan dan tidak membuat keributan di rumah orang lain. Ajarkan anak-anak untuk tidak merusak barang-barang milik tuan rumah serta menjaga kebersihan.
Hal ini penting agar tidak merepotkan tuan rumah dan menjaga suasana tetap nyaman.
7. Menghormati Makanan yang Disajikan
Dalam tradisi Lebaran, tuan rumah biasanya menyajikan berbagai hidangan khas sebagai bentuk penghormatan kepada tamu. Sebagai tamu, sebaiknya menghargai makanan yang disediakan dengan tidak mengkritik rasa atau jenis hidangan yang disajikan.
Jika tidak dapat mengonsumsi hidangan tertentu, sampaikan dengan cara yang sopan tanpa menyinggung perasaan tuan rumah.
8. Mengucapkan Terima Kasih Sebelum Pulang
Sebelum berpamitan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah atas sambutan yang diberikan.
Ucapan sederhana seperti, “Terima kasih atas jamuannya, semoga kita dapat bertemu lagi di lain waktu,” dapat memberikan kesan baik dan menunjukkan rasa hormat kepada tuan rumah.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.