Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan Khas Lebaran dengan Kandungan Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Sabtu, 21 Maret 2026 |09:09 WIB
5 Makanan Khas Lebaran dengan Kandungan Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi
5 Makanan Khas Lebaran dengan Kandungan Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA – Perayaan Lebaran identik dengan beragam hidangan lezat yang menggugah selera. Mulai dari makanan berat hingga aneka kue kering, semuanya hadir untuk melengkapi momen kebersamaan saat Hari Raya Idulfitri.

Namun, di balik kelezatannya, beberapa menu khas Lebaran ternyata mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.

Agar tetap bisa menikmati hidangan tanpa khawatir, berikut beberapa makanan khas Lebaran yang sebaiknya dikonsumsi secara bijak:

Makanan Lebaran yang Mengandung Kolesterol

1. Opor Ayam
Opor ayam menjadi salah satu menu wajib saat Lebaran. Kuah santannya yang gurih memang menggoda, tetapi kandungan lemak dari santan cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

2. Rendang
Hidangan khas berbahan dasar daging sapi ini juga kaya akan santan dan lemak. Kombinasi antara santan dan daging merah membuat rendang menjadi salah satu makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi.

3. Kue Kering
Lebaran rasanya kurang lengkap tanpa nastar, kastengel, atau putri salju. Namun, kue-kue ini umumnya dibuat dari campuran mentega, gula, telur, dan keju yang tinggi kalori serta lemak. Konsumsi berlebihan bisa berdampak pada kenaikan berat badan dan kolesterol.

4. Sambal Goreng Ati
Menu ini sering menjadi pelengkap ketupat Lebaran. Terbuat dari ati ayam atau sapi serta dimasak dengan santan, makanan ini memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi.

5. Gulai dan Sayur Bersantan
Berbagai jenis gulai atau sayur bersantan seperti sayur labu juga kerap hadir saat Lebaran. Meski lezat, kandungan santan yang dominan membuat hidangan ini tinggi lemak jenuh.

Mengonsumsi makanan khas Lebaran tetap boleh dilakukan, asalkan tidak berlebihan. Seimbangkan dengan asupan sayur, buah, serta air putih agar tubuh tetap sehat selama perayaan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement