Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hiburan Pemudik di Pelabuhan Merak, Bisa Request Lagu hingga Karaoke Langsung

Niko Prayoga , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |19:08 WIB
Hiburan Pemudik di Pelabuhan Merak, Bisa <i>Request</i> Lagu hingga Karaoke Langsung
Hiburan Pemudik di Pelabuhan Merak, Bisa {Request} Lagu hingga Karaoke Langsung. (Foto: Niko Prayoga/IMG)
A
A
A

CILEGON - Di tengah deru mesin kendaraan pemudik yang mengantre di Pelabuhan Merak, alunan suara emas dan nada-nada indah dengan iringan petikan gitar terdengar merdu memecah rasa lelah para pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.

Begitulah alunan musik yang tersaji dari musisi lokal yang tergabung dalam Ikatan Musisi Merak (IMM). Bukan hanya sekadar mencari penghasilan, tujuan mereka juga untuk menghibur para pemudik di Pelabuhan Merak.

Ketua Ikatan Musisi Merak, Zaenal Arif, mengatakan komunitasnya biasa menghibur pemudik pada momen arus mudik Lebaran dengan alunan lagu berbagai genre dari pukul 13.00 siang hingga waktu sahur pukul 03.00 dini hari.

“Setiap hari ada siang dan malam kita main musik. Kita mulai dari jam 01.00 siang kalau pas harus mudik begini sampai sahur sampai jam 03.00 pagi. Itu kita di-rolling, ada tiga grup,” kata Arif saat diwawancarai di Pelabuhan Merak tipe eksekutif, Senin (16/3/2026).

Ia menyebut aktivitas menghibur para pemudik sekaligus mencari penghasilan ini sudah dilakukan komunitasnya sejak lima tahun lalu. Terlebih, mereka mendapatkan izin dan dukungan dari pihak pelabuhan.

“Kalau sudah berapa lama sih di sini, kita sudah lima tahun. Ini kita inisiatif sendiri. Dan alhamdulillah kita memang difasilitasi,” ungkap dia.

Zaenal menuturkan, selain pemudik bisa terhibur dan hilang rasa lelahnya, mereka juga bisa secara langsung meminta penyanyi membawakan sebuah lagu atau ikut bergabung untuk bernyanyi bersama.

 

Alhamdulillah banyak (pemudik yang ikut bernyanyi dan terhibur). Mereka sambil menunggu kapal, mereka sambil hiburan, sambil nyanyi,” tutur Zaenal.

Salah satu penyanyi yang setia menemani para pemudik adalah Agdella. Baginya, berdiri di atas panggung kecil di tengah hiruk-pikuk pelabuhan memberikan kepuasan batin tersendiri, terutama saat melihat senyum para pemudik yang datang dari berbagai daerah.

"Senang aja gitu kita ngehibur. Mungkin di saat mereka udah datangnya dari jauh ya, ada yang dari Jawa, ada yang dari Jakarta, pokoknya dari mana-mana. Mereka mungkin udah di setengah lelahnya perjalanan, ya kita bisa ngehibur mereka tuh cukup senang sekali," terang Agdella.

Pemudik yang cukup beragam di Pelabuhan Merak menuntut Agdella dan rekan-rekannya untuk menguasai berbagai macam genre musik. Tak jarang, ia harus memenuhi permintaan lagu yang sangat kontras, mulai dari musik keras hingga lagu kenangan.

"Saya tuh pernah ya kan dari kayak dites nyanyi gitu dari request classic rock sampai ke The Lloyd itu yang agak-agak Melayu. Pernah tuh minta sampai tujuh lagu. Dari yang susah-susah kayak lagu barat sampai ke dangdut, bahkan lagu Cirebonan juga ada, semuanya lengkap di sini," tambah dia.

Ia mengungkapkan para pemudik sering kali ikut menjadi bagian dari pertunjukan tersebut. Kehadiran panggung musik ini diharapkan menjadi ruang interaksi agar antrean panjang menuju kapal tidak lagi terasa membosankan.

"Iya, itu yang sebenarnya kita harapkan ya. Jadi supaya mereka enggak bete, enggak bosan, mereka boleh ikut gabung dengan kita di sini nyumbang nyanyi atau mungkin ada yang memang hobi main musik juga boleh ikut nge-jamming dengan player band kita di belakang," beber Agdella.

Bagi pemudik yang tertarik untuk menyumbangkan suaranya, mereka hanya perlu mendatangi titik panggung yang sudah disediakan tanpa perlu khawatir soal biaya. Komunitas IMM menegaskan bahwa aksi mereka murni didasari semangat berbagi keceriaan di hari raya.

"Langsung aja samperin ke kita yang dekat Alfamart atau dekat KFC. Silakan ditunggu dengan sangat, kita berharap ini bisa mengurangi kelelahan para pemudik. Kalau untuk tips dan lain-lain itu keikhlasannya saja, kita tidak menarifkan harus sekian-sekian per lagunya, tidak," pungkas dia.

(Rani Hardjanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement