Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Turunin Berat Badan? Awas Jangan Sampai Salah Strategi, Ini Kata Dokter

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |15:26 WIB
Mau Turunin Berat Badan? Awas Jangan Sampai Salah Strategi, Ini Kata Dokter
Mau Turunin Berat Badan? Awas Jangan Sampai Salah Strategi, Ini Kata Dokter (Foto: Freepik)
A
A
A

Langkah kedua yang tak kalah penting adalah resistance training atau latihan beban. Menurut dr. Caleb, latihan ini membantu menjaga massa otot tetap terisi meskipun berat badan turun.

“Pengen turunin berat badan namun tidak terlihat sampai kurus atau bahkan terlihat seperti orang sakit, maka turunin berat badannya harus dengan cara yang tepat. Caranya tetap melakukan defisit kalori dan lakukan latihan beban sehingga ketika kalian turun, ototnya tetap ada berisi jadi terlihat segar,” ujar dr. Caleb.

Ia juga merujuk pada jurnal ilmiah yang dipublikasikan di Frontiers berjudul “Resistance Training as a Key Strategy for High-Quality Weight Loss on Men and Women”.

Dalam penelitian tersebut, peserta dibagi menjadi tiga kelompok:

  • Tidak melakukan latihan
  • Melakukan aerobic training
  • Melakukan resistance training selama 1–18 bulan

Selama periode tersebut, seluruh peserta menjalani defisit kalori sekitar 500 kalori per hari. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok resistance training mengalami penurunan lemak tubuh paling besar dibandingkan kelompok aerobik maupun yang tidak berlatih.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement