Salah satu tantangan utama dalam penanganan kanker paru adalah keterlambatan diagnosis. Gejala awal seperti batuk berkepanjangan, kelelahan, nyeri dada, atau sesak napas kerap dianggap sebagai gangguan pernapasan biasa.
Akibatnya, banyak pasien baru terdiagnosis pada stadium III atau IV, ketika pengobatan menjadi lebih kompleks.
"Deteksi dini secara signifikan meningkatkan hasil pengobatan," jelas Dr. Tanujaa.
Ia mengingatkan, apabila gejala berlangsung lebih dari beberapa minggu, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan. Evaluasi medis tepat waktu dan skrining yang sesuai dapat memberikan perbedaan besar terhadap tingkat kelangsungan hidup serta kualitas hidup pasien.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.