JAKARTA - Berpuasa kerap menjadi kekhawatiran bagi binaragawan maupun fitness enthusiast karena massa otot dikhawatirkan berkurang atau kempes. Hal ini terjadi karena intensitas latihan di bulan Ramadan biasanya menurun, terutama pada pagi atau siang hari.
Lalu, bagaimana cara menjaga massa otot agar tidak menyusut meski intensitas latihan berkurang saat berpuasa? Berikut penjelasan dr. Caleb Leonardo Halim, dokter spesialis kedokteran olahraga di Indonesia.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @dok.calebspko, ia membagikan dua tips praktis agar massa otot tetap terjaga selama Ramadan.
Tips pertama adalah tidak berhenti latihan beban. Menurut dr. Caleb, meski sedang berpuasa, latihan angkat beban tidak perlu dihentikan sepenuhnya. Intensitasnya bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh, misalnya dengan beban yang lebih ringan.
“Yang pertama, kalian tetap latihan beban. Jadi jangan sampai cuti dari latihan. Tetap latihan walaupun intensitasnya ringan, bebannya lebih ringan. Itu tetap bisa mempertahankan massa otot,” ujar dr. Caleb dalam videonya, dikutip Sabtu (21/2/2026).
Tips kedua adalah memastikan asupan nutrisi, khususnya protein, tetap tercukupi. Ia menjelaskan bahwa meski frekuensi atau intensitas latihan menurun, kebutuhan protein harian sebaiknya tidak dikurangi agar massa otot tetap terjaga.
“Yang kedua yang tidak kalah penting adalah pastikan konsumsi protein tetap tercukupi. Jadi walaupun latihannya berkurang, konsumsi proteinnya tetap harus sama,” ucapnya.
Ia bahkan menyarankan agar asupan protein tidak dikurangi, dan bila perlu dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan tubuh.
“Jadi jangan dikurangi, bahkan boleh ditambah. Latihannya tetap walaupun intensitasnya berkurang, kemudian proteinnya tetap, bahkan boleh ditambah,” pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.