Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat, Berlaku Mulai April 2026

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Sabtu, 21 Februari 2026 |11:58 WIB
Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat, Berlaku Mulai April 2026
Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat, Berlaku Mulai April 2026 (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Jepang akan memberlakukan larangan penggunaan power bank di dalam pesawat mulai April 2026. Kebijakan ini diumumkan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran akibat baterai lithium-ion selama penerbangan.

Dalam aturan baru tersebut, penumpang tidak lagi diperbolehkan menggunakan power bank di dalam kabin, baik untuk mengisi daya ponsel, tablet, laptop, maupun perangkat elektronik lainnya. Selain itu, pengisian ulang power bank di kursi pesawat juga akan dilarang.

Namun, penumpang tetap diizinkan membawa power bank di bagasi kabin sesuai dengan ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku. Seperti regulasi internasional pada umumnya, perangkat dengan baterai lithium-ion tidak diperbolehkan dimasukkan ke dalam bagasi tercatat.

Kebakaran Pesawat

Keputusan ini diambil buntut adanya sejumlah insiden yang melibatkan baterai lithium-ion di dalam pesawat. Otoritas penerbangan Jepang mencatat adanya kasus power bank yang mengalami panas berlebih hingga mengeluarkan asap selama penerbangan.

Walaupun insiden tersebut dapat ditangani tanpa menimbulkan korban serius, kekhawatiran terhadap potensi risiko keselamatan di kabin meningkat. Baterai lithium-ion memang dikenal memiliki kepadatan energi tinggi.

Jika terjadi kerusakan, korsleting, atau overcharging, baterai jenis ini dapat memicu panas ekstrem, asap, bahkan kebakaran. Karena kabin pesawat merupakan ruang tertutup dengan ratusan penumpang, potensi risiko sekecil apa pun dinilai perlu diminimalkan.

Aturan ini akan berlaku bagi maskapai Jepang dan penerbangan yang berada di bawah yurisdiksi regulator penerbangan negara tersebut. Aturan ini mulai diberlakukan pada April 2026 guna memberikan waktu bagi maskapai untuk melakukan sosialisasi kepada penumpang.

Dengan adanya aturan baru ini, penumpang yang akan bepergian ke atau dari Jepang disarankan untuk memastikan perangkat elektroniknya sudah terisi daya sebelum naik pesawat. Alternatif lainnya adalah memanfaatkan fasilitas pengisian daya di bandara sebelum keberangkatan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement