Menurut Aeronef Academy, pihaknya beberapa waktu lalu mendengar kisah Nisa. Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua dinilai sangat menyentuh hati.
Hal itulah yang menjadi dasar kepercayaan Aeronef Indonesia bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat. Aeronef Indonesia pun ingin membantu Nisa mewujudkan mimpinya mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi.
Aeronef Academy menegaskan agar pengalaman pahit atau rasa malu tidak menghambat masa depan. Menurut mereka, kegagalan yang terjadi merupakan sebuah pelajaran, bukan akhir dari segalanya.
“Fokus ke masa depan. Cara terbaik membalas kebaikan orang tua adalah dengan benar-benar sukses menjadi pramugari,” tulis Aeronef Academy.
Nisa juga diminta untuk segera menghubungi Aeronef Academy guna mendapatkan informasi lebih lanjut terkait program tersebut.
“Mari berjuang bersama Aeronef Academy. Let your dreams touch the sky,” demikian pernyataan penutup mereka.
(Rani Hardjanti)