Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pohon Anggur Diperkirakan Berusia Ratusan Tahun Tak Sengaja Ditemukan Ilmuwan 

Rani Hardjanti , Jurnalis-Sabtu, 29 November 2025 |09:25 WIB
Pohon Anggur Diperkirakan Berusia Ratusan Tahun Tak Sengaja Ditemukan Ilmuwan 
Pohon Anggur Diperkirakan Berusia Ratusan Tahun Tak Sengaja Ditemukan Ilmuwan. (Foto: odditycentral)
A
A
A

JAKARTA - Pohon anggur Methuselahini ditemukan secara tidak sengaja di Desa Zuoba, Kabupaten Zogang, Tibet, saat survei pohon-pohon kuno dan terkenal di Kota Changdu. 

Para Ilmuwan dari Laboratorium Penelitian Ilmu Kayu di Universitas Kehutanan Barat Daya di Tiongkok kemudian mengonfirmasi usianya yang mengesankan (416 tahun) melalui analisis cincin dan pengukuran fisik.

Dikutip odditycentral, Sabtu (29/11/2025) tinggi pohon anggur tua itu sekitar delapan meter, lingkar batang 209 sentimeter, dan diameter batang 67 sentimeter, tanaman anggur tertua di dunia ini merupakan spesimen yang tampak mengesankan. 

Yang lebih mengesankan lagi adalah fakta bahwa, meskipun kebanyakan tanaman anggur jarang berumur lebih dari 50 tahun, 64 tanaman anggur berusia lebih dari seratus tahun telah diidentifikasi di Kabupaten Zogang. 

 

Tradisi pembuatan anggur di wilayah ini telah berlangsung lebih dari 1.000 tahun, dan ada sesuatu dari lingkungan setempat yang membantu tanaman ini tumbuh subur.

Menemukan pohon anggur liar yang tumbuh subur di pegunungan Tibet, pada ketinggian lebih dari 2.400 meter, merupakan hal yang tidak terduga, tetapi juga merupakan bukti ketahanan dan kesabaran alam.

Menariknya, gelar pohon anggur tertua yang masih berbuah masih dipegang oleh Pohon Anggur Tua Maribor, Slovenia. Pohon ini diperkirakan berusia antara 350 dan 400 tahun ketika diteliti pada tahun 1972, tetapi usianya tidak pernah ditentukan secara akurat karena alasnya sudah lapuk.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement